SMK Sukapura berhasil memperoleh bantuan Program Kreatif Kewirausahaan (PKK) setelah melalui proses wawancara dengan pemerintah melalui Kementerian Pendidikan. Bantuan ini menjadi langkah nyata dalam mendorong penguatan jiwa kewirausahaan siswa melalui pemanfaatan potensi lokal yang ada di lingkungan sekolah.
Melalui program tersebut, siswa SMK Sukapura menghadirkan terobosan produk kuliner berupa bakpia kentang dengan berbagai varian rasa, antara lain cokelat, matcha, keju, dan original. Pemilihan kentang sebagai bahan utama didasarkan pada kondisi geografis SMK Sukapura yang berada di dataran tinggi lereng Gunung Bromo, wilayah yang dikenal memiliki hasil pertanian kentang yang sangat melimpah.
Produk bakpia kentang ini menyasar pasar wisatawan domestik maupun mancanegara yang berkunjung ke kawasan wisata Bromo. Strategi pemasaran dilakukan secara offline melalui kerja sama dengan penginapan dan pelaku usaha sekitar, serta secara online melalui media sosial dan marketplace digital.
Sebelum praktik produksi, siswa dibekali serangkaian workshop kewirausahaan yang komprehensif dengan menghadirkan narasumber kompeten di bidangnya. Workshop tersebut meliputi:

-
Workshop kemampuan berpikir kreatif, inovatif, dan keterampilan berkomunikasi yang dilaksanakan pada 16 Oktober 2025.
-
Workshop riset pasar dalam pengembangan bisnis murid. yang dilaksanakan pada 3 November 2025
-
Workshop pengembangan rencana inovasi bisnis. ( 4 November 2025)
-
Validasi ide produk atau jasa melalui prototipe awal ( 5 November 2025 ), di mana siswa membuat prototipe produk untuk mendapatkan masukan dari evaluator serta umpan balik pasar terhadap pengujian model bisnis.
Setelah mendapatkan pembekalan teori, siswa melakukan proses trial and error dalam pembuatan bakpia kentang hingga diperoleh cita rasa yang enak dan sesuai dengan selera pasar. Produk yang telah matang kemudian dipasarkan secara digital melalui marketplace dan media sosial. Program ini diperkuat kembali dengan workshop strategi dan pengembangan pemasaran produk inovasi.

Puncak kegiatan ditandai dengan unjuk karya siswa SMK Sukapura pada event Bromo Sunset tanggal 7 Desember 2025. Dalam kegiatan tersebut, antusiasme pengunjung sangat tinggi. Bahkan sebelum acara dimulai, banyak produk bakpia kentang yang sudah laku terjual. Inovasi ini juga mendapat sambutan positif dari Bupati Probolinggo, Gus Haris, serta Camat Sukapura, yang mengapresiasi kreativitas dan keberanian siswa dalam mengembangkan produk berbasis potensi lokal.
Seminggu setelahnya, SMK Sukapura kembali melakukan unjuk karya pada kegiatan Car Free Day Probolinggo. Sambutan masyarakat sangat baik, terbukti dengan habis terjualnya seluruh produk bakpia kentang yang dipasarkan.
Melalui Program Kreatif Kewirausahaan ini, SMK Sukapura tidak hanya mencetak siswa yang terampil secara teknis, tetapi juga mampu berpikir kreatif, inovatif, serta siap bersaing di dunia usaha dengan memanfaatkan potensi lokal daerahnya.