
SMKN Sukapura merupakan sekolah menengah kejuruan pertama yang berdiri di Kecamatan Sukapura pada tahun 2010. Pendirian sekolah ini dilatarbelakangi oleh kepedulian terhadap akses pendidikan menengah kejuruan bagi masyarakat di wilayah Tengger Bromo. SMKN Sukapura diinisiasi oleh Bapak Suprapto, seorang pendidik yang bertugas di daerah Tengger, bersama masyarakat setempat.
Pada awal pendiriannya, SMKN Sukapura berlokasi di Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, dengan memanfaatkan bangunan Balai Desa yang disekat menjadi beberapa ruang kelas. Pada masa tersebut, jumlah peserta didik masih sangat terbatas, yaitu sebanyak 16 siswa.
Seiring dengan meningkatnya jumlah peserta didik dari tahun ke tahun, Pemerintah Kabupaten Probolinggo memberikan dukungan berupa pemanfaatan gedung bekas Sekolah Luar Biasa (SLB) yang terletak di Desa Ngepung, Kecamatan Sukapura. Dengan adanya tambahan fasilitas tersebut, SMKN Sukapura memiliki dua lokasi gedung pembelajaran. Pada tahun 2014, SMKN Sukapura mengembangkan program keahlian dengan membuka jurusan Kuliner.
Dalam rangka mewujudkan sarana pendidikan yang permanen dan representatif, pada tahun 2021 SMKN Sukapura menerima hibah tanah dari Dinas Pertanian di desa Sapikerep, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Pada tahun yang sama dilakukan pembangunan gedung kantor sekolah, kemudian dilanjutkan dengan pembangunan ruang kelas pada tahun 2022.
Pada tahun 2024, pembangunan gedung kantor dan ruang kelas selesai dilaksanakan dan diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur, Ibu Khofifah Indar Parawansa. Sejak tahun 2024, kegiatan belajar mengajar SMKN Sukapura telah sepenuhnya berjalan di lokasi permanen, sebagai wujud komitmen sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan kejuruan bagi masyarakat Sukapura dan sekitarnya